Configuration

"between the good and the bad is where

you'll find me reaching for heaven"















FrenshiPath

Daisypath - Personal pictureDaisypath Friendship tickers

Friday, February 11, 2011

Cinta Terkembang Jadi Kata

Selalu begitu. Cinta selalu membutuhkan kata. Tidak seperti perasaan-perasaan lain, cinta lebih membutuhkan kata lebih dari apapun. Maka ketika cinta terkembang dalam jiwa tiba-tiba kita merasakan sebuah dorongan yang tak terbendung untuk menyatakannya. Sorot mata takkan sanggup menyatakan semuanya.

Tidak mungkin memang. Dua bola mata kita terlalu kecil untuk mewakili semua makna yang membuncah di laut jiwa saat badai cinta datang. Mata hanya sanggup menyampaikan sinyal pesan bahwa ada badai di laut jiwa. Hanya itu. Sebab cinta adalah gelombang makna-makna yang menggores langit hati, maka jadilah pelangi; goresannya kuat, warnanya terang, paduannya rumit, tapi semuanya nyata. Indah.

Itu sebabnya ada surat cinta. Ada cerita cinta. Ada puisi cinta. Ada lagu cinta semuanya adalah kata. Walaupun tidak semua kata mampu mewakili gelombang makna-makna cinta, tapi badai itu harus diberi kanal; biar dia mengalir sampai jauh. Cinta itu membuat makna-makna itu jadi jauh lebih nyata dalam rekaman jiwa kita. Bukan hanya itu.

Cinta bahkan menyadarkan kita; langit, laut, gunung, padang rumput, tepi pantai, gelombang, purnama, matahari, senja, gelap malam, cerah pagi, taman bunga, burung-burung. Tiba-tiba semua itu punya arti. Tiba-tiba semua wujud itu masuk ke dalam kesadaran kita. Tiba-tiba semua wujud itu menjadi bagian dari kehidupan kita. Tiba-tiba semua wujud menjadi kata yang setia menjelaskan perasaan-perasaan kita. Tiba-tiba semua wujud itu berubah menjadi metafora-metafora yang memvisualkan makna-makna cinta.

Itu sebabnya para pecinta selalu berubah menjadi sastrawan atau penyair atau penyanyi. Atau setidak-tidaknya menyukai karya-karya para sastrawan, menyukai puisi, atau mau belajar melantunkan lagu. Bukan karena ia percaya bahwa ia akan benar-benar menjadi sastrawan atau penyair atau penyanyi yang berbakat. Tapi semata-mata ia tidak kuat menahan menahan gelombang makna-makna cinta.

Cinta membuat jiwa kita jadi halus dan lembut. Maka semua yang lahir dari kehalusan dan kelembutan itu adalah juga makna-makna yang halus dan lembut. Hanya katalah yang dapat mengurainya, menjamahnya perlahan-lahan sampai ia tampak terang dalam imaji kita.

Puisi "Aku Ingin"nya Sapardi Djoko Damono mungkin bisa jadi sebuah contoh bagaimana kata mengurai dan menjamah makna-makna itu. Apakah Sapardi sedang jatuh cinta itu atau sedang memaknai kembali cintanya? Saya tidak tahu! Tapi begini katanya:

"Aku ingin mencintaimu
dengan cara yang sederhana
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu
dengan cara yang sederhana
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada"
[Serial Cinta oleh Anis Matta, published in Tarbawi]

Cinderella dalam Berbagai Nama

Gak ada kerja...ga tau mo posting apa...jadi, aku ngubek-ngubek internet dan akhirnya menemukan...TADA... sebutan Cinderella dalam berbagai bahasa manca negara. 
Wokeh...cekidot!


Bulgaria: Pepeliashka
China: Yeh Shen
Croatia: Pepeljuga
Czech Republic: Popelka
Denmark: Askepot
Estonia: Tuhkatriinu
Finland: Tuhkimo
France: Cendrillon
Germany: Aschenputtel or Aschenbrodel
Greece: Staxtopouda
Hebrew: Lichluchit
Hungary: Hamupipõke
India: Cinduri
Indonesia: Putri Abu (Upik Abu)
Italy: Cenerentola
Japan: Shindererahime
Jugoslavia: Pepeljuga
Latvia: Pelnruskite
Lithuania: Pelenë
Netherlands: Assepoester
Norway: Askepott
Poland: Kopciuszek
Portugal: Cinderela
Romania: Cenusareasa
Russia: Zolushka
Slovenia: Popoluska
South Africa: Chinye
Spain: Cenicienta
Sweden: Askungen
Turkey: Kül Kedisi
United Kingdom: Cinderella

credit: http://www.assepoester.info/

Thursday, February 10, 2011

Look Thru My Eyes

Pernah nonton animasi Brother Bear kan? Nah, aku suka banget tuh soundtrack-nya yang dinyanyiin sama Om Phil Collins (iya, kita sodaraan lho... dari Nabi Adam ^^), jadi untuk memperjelas lagi, ini aku kasih lirik lengkap lagunya yang aku nemu dari situs www.lyrics007.com.

Look Through My Eyes
 
There are things in life you learn
And oh in time you'll see
It's out there somewhere
It's all waiting
If you keep believing
So don't run
Don't hide
It will be alright
You'll see
Trust me
I'll be there watching over you

Just take a look through my eyes
There's a better place somewhere out there
Just take a look through my eyes
Everything changes
You'll be amazed what you'll find
(There's a better place)
If you look through my eyes

There will be times on this journey
All you'll see is darkness
But out there somewhere
Daylight finds you
If you keep believing
So don't run
Don't hide
It will be alright
You'll see
Trust me
I'll be there watching over you

Just take a look through my eyes
There's better place somewhere out there
Just take a look through my eyes
Everything changes
You'll be amazed what you'll find
(Theres a better place)
If you look through my eyes

All the things that you can change
There's a meaning in everything
And you will find all you need
There's so much to understand
Take a look (take a look) through my eyes
There's a better place somewhere out there
Just take a look (take a look) through my eyes
Everything changes
You'll be amazed what you'll find
(You'll be amazed if you just take a look)
Look through my eyes there's a better place somewhere out there
Just take a look through my eyes
Everything changes
You'll be amazed what you'll find
If you look through my eyes
Just take a look through my eyes
If you look through my eyes
Take a look through my eyes

Tuesday, February 8, 2011

Bila Seorang Islam Bergelar Fir'aun, Maka...

Akhirnya terjadilah apa yang si Firaun takutkan bersama para punggawanya....such an ironic thing is that when a moslem acts like one.

Berhubung baru hari ini aku bisa leluasa buka internet, jadinya apa yang udah aku pengen tuang sehubungan dengan kejadian sopradik revolusioner di Mesir pun menguap ke udara...tapi tak apalah, bukan sesuatu yang penting, dan mungkin tidak akan menyebabkan sang penguasa untuk lengser ke prabon setelah membaca unek-unek aku selama ini...

>>> Kepada pak penguasa yang sedang berkuasa, dimana pun Anda berada...

Pak penguasa, mungkin bapak tidak tahu....tapi, efek demonstrasi berbagai kalangan di negara bapak itu tidak hanya berakibat pada hidup bapak semata, tapi juga saya. Apa? bapak ingin tahu kenapa? Apa hubungannya dengan saya? yah, karena bapak ingin tahu alasannya, maka saya pun akan menjelaskan duduk permasalahannya. 

Begini pak, bapak memang tidak kenal saya, tapi saya kenal bapak, yah, paling tidak muka bapak sering saya lihat di tivi rumah saya yang berukuran 21 inchi, yang udah lama dibeli bahkan sebelum saya kembali dari luar negri...yang ukuran dan harganya tak seberapa mana dibandingkan tivi dirumah bapak yang mewah itu, ya saya sangat yakin itu...karena katanya bapak orang kaya raya banget...yang suka ke luar negri ketika ada demonstrasi...jadi pasti punya dong tivi yang lebih besar dan mahal dari punya keluarga saya. Aduh, maaf pak, saya jadi cerita tentang tivi rumah saya, saya keceplosan sih... 

Jadi, kembali ke pokok penjelasan saya...pak penguasa yang sedang berkuasa...hidup saya setelah mengetahui ada pemberontakan rakyat di Mesir jadi berubah mendadak, mengapa? tentu saja bapak tahu kalau negri yang sedang bapak kuasai itu merupakan negri yang punya peradaban kuno, yang masih ada peninggalannya hingga hari ini...makanya pak, saya sebenarnya sudah sedari dahulu mencanangkan negri Mesir sebagai salah satu negri yang akan saya kunjungi bersama suami saya di masa yang akan datang,...oh bukan sekarang, karena sekarang saya masih single dan tentu saja belum menikah, jadi peluang itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini...tapi pak, saya kan bukan Tuhan, dan saya tidak bisa memprediksi kapan saya akan mendapat lamaran dari seorang Muslim baik hati dan tidak sombong,...mana saya tahu kapan kejadian itu akan berlangsung...sekali lagi saya katakan, saya bukan Tuhan, dan saya tidak pernah mengaku-aku Tuhan...terpikir pun tidak pak. Ups, saya jadi curhat nih sama bapak, semoga bapak tidak keberatan dan akhirnya membenci saya. Saya tidak suka kebencian pak, karena pada hakikatnya saya adalah orang yang cinta damai. Apa pak? Oh, tidak perlu saya jelaskan kepribadian saya pak? Oke pak, saya akan kembali ke jalur permasalahan yang tadi. Maaf pak.

Nah, tentang efek perubahan di Mesir pak,  akibatnya saya jadi harus mengeset ulang planning saya yang sudah saya desain sedemikian sehingga...yah, walaupun ada kebolongan di sana-sini, tapi saya yakin planning saya itu tidak akan berubah drastis. Tapi, gara-gara kebijakan bapak yang saya tidak tahu menahu tentang itu telah memunculkan reaksi keras dari seluruh lapisan masyarakat, akhirnya saya pun terkena imbasnya. Bayangkan pak (bapak bisa membayangkannya kan?)...rencana saya jadi amburadul, saya jadi harus konsultasi sana-sini untuk meminta sugesti dari pihak-pihak yang mengerti kondisi Mesir saat ini, saya jadi dilanda kebingungan yang amat sangat signifikan, saya sampai harus berpikir bolak-balik antara tetap memasukkan Mesir dalam list negri-yang-ingin-dikunjungi-bersama-suami atau menghilangkannya dan memasukkan negri lainnya. 

Bapak yang sedang berkuasa, dalam pandangan bapak, hal ini mungkin saja sifatnya sepele karena dibandingkan menjabat kursi kepemimpinan, urusan listing negri seperti planning saya tidak akan memajukan keadaan ekonomi rakyat seperti yang diharapkan para demonstran di negri bapak tersebut, ya saya sadar mengenai hal itu, masalah saya sesungguhnya sangat sepele... Namun apa daya saya pak? saya sudah ngebet sekali ingin melihat negri Mesir itu, negri para nabi... Saya kan seorang Islam pak (bapak juga Islam), nah karena itulah saya sangat berhasrat dari dulu supaya bisa napak tilas ke zaman baheula itu pak, zaman ketika para nabi masih ada, sehingga saya setidaknya bisa membayangkan kehidupan mereka di daerah itu...apalagi Laut Merah-nya pak, saya ingin melihat langsung tempat dimana Nabi Musa dan pengikutnya menyelamatkan diri melalui laut ini dari kejaran Firaun dan konco-konconya...saya ingin sekali bisa kesana pak. Maka dari itu, hal ini -yang mungkin sepele di mata bapak- sangat saya pikirkan. Saya harap bapak bisa mengerti.

Terakhir pak, saya hanya ingin menegaskan, bahwa semua kata-kata saya ini adalah yang sebenar-benarnya saya buat demi kepentingan saya semata,...sekali lagi saya tegaskan, ini tidak ada hubungannya dengan pihak-pihak yang mendemo bapak. Itu tidak mungkin pak, karena mereka tidak kenal saya, dan saya juga tidak kenal mereka...intinya kami saling tidak kenal satu sama lainnya. Malahan, saya kenal bapak, makanya saya mencoba berdialog dengan bapak. Siapa tahu, bapak bisa mempertimbangkan keluhan saya ini. Kenapa pak? Menurut bapak, ini bukan dialog? Jadi, ini disebut apa pak? Oh, kenapa? Bapak tidak mengerti maksud saya? Dimana yang harus saya perjelas kembali pak? Oh, APA? Kenapa bapak tidak bilang dari tadi...jadi, bapak tidak mengerti bahasa negri saya? Waduh, pak, ini bahasa Indonesia pak, bahasa paling gampang se-dunia...yah, kalau ternyata komunikasi kita tidak terjalin karena kendala bahasa pak, apa boleh buat...semoga ada yang membantu bapak menterjemahkan keluhan saya ini, yah, walaupun rentang waktunya akan sangat lama sekali...tidak apa-apa pak, saya akan mencoba bersabar. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar, pak. Sekian dan terima kasih.

Salam,
Saya yang tidak tahu apa-apa tentang keadaan di Mesir sana

Saturday, January 29, 2011

Kado untuk Sahabat

Hari ini, 
Dua ribu sebelas, januari, dua puluh delapan...

Teman, kau tahu kan tanggal yang tertera itu?
Aku yakin kata-kata itu bermakna banyak bagimu,

Teman, hari ini, di waktu ini...
Aku dan kamu tengah memandang masa depan kita yang masih buram,
masih abu-abu dan penuh liku...
Aku dan kamu tengah menatapnya dengan tatap yang penuh kecemasan...

Teman, kau tahu kan...
Bahwa perjalanan kita sesungguhnya masih panjang,
bahwa ada banyak cita, cinta dan harapan yang ingin kita kejar,
yang masih harus kita perjuangkan, 
masih belum tersampaikan,
yang masih ingin kita wujudkan jadi kenyataan...

Selalu, teman...
Kita panjatkan doa-doa kepada Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang
Agar kita sanggup mengarungi percik-percik hambatan dengan tegar dan penuh kesabaran,
Agar Ia yang Maha Mengetahui hati hamba-hambaNya mendengarkan kekhusyu'an kita mengharap keridhaanNya...
Agar segala pinta kita berbuah kemanisan hidup di dunia, juga pahala di surgaNya...
Karena, kau tahu kan teman,
Apa artinya amal-amal kita di sepanjang zaman
Bila akhir yang hasanah tak dianugerahkan Tuhan...

Teman, 
Aku berharap...
Dalam kekinian masa...
Hidupku, hidupmu, dan hidup mereka-mereka yang kita sayang,
Dapat selalu berkiblat pada agamaNya
Istiqamah di jalanNya...

Teman,
Apapun arti hidup kita...
Kita telah menjualnya untuk Allah,
Bukan dia, bukan mereka, dan bukan yang selainNya...

Teman,
Dalam rentang waktu dunia yang tak lama ini...
Aku sungguh meminta pada Tuhan yang menciptakan kita...
Agar meskipun ujian, cobaan, dan halangan merintang jalan
Allah selalu hadir dalam hati dan jiwa kita...
Selama ini mungkin kita terlupa...
Bahwa nafas kita yang masih menghembus ini 
Masih diizinkanNya berpadu dengan raga kita...

Teman,
Di hari kelahiranmu yang kesekian ini...
Sebagai sahabat yang turut mendoakanmu...
Aku ingin kita dapat selalu bersama...
Tak hanya di dunia fana,
Namun juga di hari akhirat sana...

Teruntuk Seorang Teman
Dari Seorang Teman