Configuration

"between the good and the bad is where

you'll find me reaching for heaven"















FrenshiPath

Daisypath - Personal pictureDaisypath Friendship tickers

Thursday, June 17, 2010

"Berhentilah Sejenak! Istirahatkan Kakimu di Bawah Rimbunnya Beringin Ini"


Hadits Rasulullah saw.

Apabila dosa seorang hamba makin banyak, padahal ia tidak mempunyai amal perbuatan yang dapat meleburnya, maka Allah mencobanya dengan kesedihan, agar kesedihan dapat menjadi tebusan baginya (HR. Ahmad)

Taat tidak terhapuskan, dan dosa tidak akan terlupakan, Tuhan Yang Maha Pembalas tidak akan mati. Beramallah sesukamu karena engkau pasti akan mendapatkan balasan atas perbuatan (HR. Baihaqi)

Di dalam surga itu terdapat kamar-kamar/gedung-gedung yang bagian luarnya dapat dilihat dari bagian dalamnya, dan bagian dalamnya dapat dilihat dari bagian luarnya. Allah swt telah mempersiapkan gedung-gedung itu untuk orang yang gemar memberi makan orang miskin, lembut dalam berbicara, gemar berpuasa, dan mengerjakan shalat di malam hari sewaktu manusia sedang tidur (HR. Tarmizi)

Muliakanlah orang-orang tua kalian sebagaimana kalian memuliakan anak-anak kalian, dan peliharalah kehormatan wanita-wanita lain sebagaimana kalian memelihara kehormatan wanita-wanita kalian sendiri. Siapa saja yang dimintai tetapi ia tidak menerimanya, niscaya ia tidak akan merasakan telaga(ku) (HR. Hakim)

Ada tiga perkara, bila ketiganya berada dalam dirinya berarti ia telah merasakan manisnya iman, yaitu: hendaknya Allah dan rasul-Nya lebih dicintai daripada selain keduanya; hendaknya ia mencintai seseorang hanya demi karena Allah semata; dan hendaknya ia benci kembali kepada kekufuran sesudah Allah menyelamatkannya dari kekufuran seakan-akan tidak mau dirinya dilemparkan ke dalam api. (HR. Bukhari dan Muslim)

Malu dan iman selalu beriringan. Apabila salah satu diantara keduanya lenyap, maka yang lainnya pun akan lenyap pula. (HR. Abu Nu’aim)

Pikirkanlah dahulu sebelum mengerjakan suatu perkara. Apabila engkau melihat akibatnya baik, maka kerjakanlah, dan bila engkau khawatir tersesat, maka tahanlah dirimu. (HR. Abd. Razzaq)

Harapan yang Sempit

Sekelompok orang saleh duduk sambil bertukar pikiran. Mereka saling bertanya tentang harapan yang sempit. Ditanyakan ke salah seorang dari mereka, “Menurutmu, apa harapan yang sempit itu?” Ia menjawab, “Harapan yang sempit adalah ketika aku meletakkan sesendok makanan ke mulutku, maka aku tidak tahu apakah aku dapat memakannya atau tidak.”

Pertanyaan itu juga ditanyakan pada yang lain, hingga sampai pada orang ketiga. Ia berkata, “Menurutku, harapan yang sempit itu ialah apabila ruh telah keluar dari diriku, maka aku tidak tahu apakah dia akan kembali atau tidak.” (Annida, Desember 2000)


Ketika Allah Berkata “Tidak”
Ya Allah, ambillah kesombongan dariku. Allah berkata, ‘Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.’

Ya Allah, sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat. Allah berkata, ‘Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.’

Ya Allah, beri aku kesabaran. Allah berkata, ‘Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.’

Ya Allah, beri aku kebahagiaan. Allah berkata, ‘Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu.’

Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesusahan. Allah berkata, ‘Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu kepada-Ku.’

Ya Allah, beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat. Allah berkata, ‘Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.’

Ya Allah, bantu aku mencintai orang lain, sebesar cinta-Mu padaku. Allah berkata… ‘Akhirnya kau mengerti!’

(dari berbagai sumber)

No comments:

Post a Comment